Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Ekonomi Kerakyatan dan Ketimpangan Sosial di Indonesia

  Pendahuluan: Sebuah Gambaran Umum Memasuki pertengahan tahun 2025, ekonomi Indonesia menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang cukup kuat setelah berbagai gejolak global seperti krisis energi, ketegangan geopolitik, dan ketidakpastian pasar finansial. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tumbuh 5,12% pada triwulan II tahun 2025, sedikit meningkat dibanding kuartal sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh konsumsi rumah tangga, ekspor komoditas utama, serta stabilitas moneter yang relatif terjaga. Namun dibalik angka pertumbuhan yang tampak menjanjikan tersebut, tersimpan sebuah ironi sosial yang mencerminkan jurang ketimpangan yang kian melebar. Kaum proletar dan rakyat kecil kian terdesak oleh kekuatan borjuasi modern yang menguasai sektor finansial, industri besar, dan politik kebijakan. Kelas menengah, yang semestinya menjadi penyeimbang, justru semakin terbebani oleh inflasi, stagnasi pendapatan, serta ketidakpastian pekerjaan...

Fajar Sepak Bola Eropa: Piala Klub Juara Eropa Perdana (1955–56)

  Setelah Perang Dunia II, Eropa sedang membangun kembali—bukan hanya kota dan perekonomiannya, tetapi juga semangatnya. Sepak bola, yang telah lama menjadi kekuatan pemersatu lintas batas negara, muncul sebagai simbol kuat rekonsiliasi dan semangat bersama. Dalam iklim optimisme yang penuh kehati-hatian inilah Piala Klub Juara Eropa—yang kemudian berganti nama menjadi Liga Champions UEFA—lahir. Musim 1955–56 menandai debut bersejarah turnamen tersebut, yang meletakkan fondasi bagi apa yang kelak menjadi kompetisi klub paling bergengsi di dunia sepak bola. Berawal dari gagasan jurnalis olahraga Prancis Gabriel Hanot dari L'Équipe , gagasan untuk turnamen klub pan-Eropa mendapatkan momentum setelah kemenangan Wolverhampton Wanderers yang disiarkan televisi atas Honvéd dari Hongaria pada tahun 1953. Hanot berpendapat bahwa hanya kompetisi di seluruh benua yang dapat benar-benar menentukan klub terbaik Eropa. Dengan dukungan UEFA, yang baru didirikan dua tahun sebelumnya pada tahun 19...