Langsung ke konten utama

Postingan

Republik Amalfi: Kekuatan Maritim yang Hilang di Pesisir Italia

Republik Amalfi, atau Ducatus Amalfitanus dalam bahasa Latin, merupakan negara-kota maritim yang berkuasa di Italia Selatan dari abad ke-9 hingga abad ke-12. Terletak di sepanjang pesisir Amalfi yang menawan, republik ini menjadi bukti bahwa kekuatan dan kemakmuran tidak selalu bergantung pada wilayah yang luas atau sumber daya yang melimpah. Keberhasilan Amalfi didasarkan pada kecerdasan komersial, keahlian maritim yang unggul, dan posisi geografis yang strategis. Awal mula Amalfi masih diselimuti misteri, namun diperkirakan berasal dari sisa-sisa pemukiman Romawi dan berlanjut perkembangannya selama periode Bizantium. Kota dan wilayahnya aslinya merupakan bagian dari ducatus Neapolitanus yang lebih besar, diperintah oleh seorang bangsawan.  Pada abad ke-9, Amalfi berhasil melepaskan diri dari kekuasaan Napoli dan Bizantium, membangun pemerintahan otonom yang dikepalai oleh seorang dux (adipati), pada tahun 958. Periode ini menandai awal dari era keemasan Amalfi sebagai kekuatan...

The Essence

                 (Photo by Pramadam Muhamad Anwar) One photo, millions of meanings. Yep, you read it correctly. Protesting, couples holding hands, merchants trying to sell their products to the protesters hoping that they could achieve some revenues by selling their stuff.  Motorbikes, especially scooters were parked at the side of the road.  Water Cannon, that was being parked inside the Palace of the Governor of East Java,  (a car-like vehicle that is used by the Indonesian Police) was bursting its content, pressurized-water towards the protesters.  During the protest in Surabaya, (24/3/2025), the atmosphere that arose from the situation was just like one of The Beatles’ song called Helter Skelter . It was very tense and kind of intriguing to be able to stand as one of the protesters towards the Government’s Policy about The National Indonesian Army Regulation.  Estimated over hund...

Sejarah Caudillo, Para Diktator Militer di Amerika Selatan

  Istilah Caudillo berasal dari kata bahasa Spanyol untuk kepala, cabeza , dan menggambarkan pemimpin sebuah faksi politik, yang sering dikaitkan dengan sekelompok orang bersenjata. Digunakan di Spanyol sejak masa Reconquista, istilah ini menjadi semakin umum di Amerika Spanyol selama perang kemerdekaan. Awalnya, istilah ini memiliki konotasi positif tentang seorang pria yang berjuang untuk mempertahankan tanahnya, tetapi secara bertahap dikaitkan dengan pemerintahan otoriter oleh seorang pemimpin yang kuat dan digunakan secara merendahkan.  Dalam konteks sejarah Amerika Latin, Caudillo merujuk pada pemimpin politik atau militer yang memiliki kekuasaan otoriter atau diktatorial, biasanya melalui cara-cara yang tidak konstitusional. Fenomena Caudillo ini telah mewarnai sejarah politik Amerika Latin selama berabad-abad, meninggalkan jejak yang kompleks dan kontroversial. Caudillo digunakan untuk menggambarkan pemimpin pasukan tidak teratur yang memerintah wilayah yang secara p...

Neville Chamberlain: Arsitek Appeasement dan Jalan Menuju Perang Dunia II

  Arthur Neville Chamberlain lahir pada tanggal 18 Maret 1869, di Birmingham, Inggris. Berasal dari keluarga yang berpengaruh secara politik, ia adalah putra dari Joseph Chamberlain, seorang politikus terkemuka, dan saudara tiri dari Austen Chamberlain, yang menjabat sebagai Menteri Luar Negeri Inggris dan memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1925 atas karyanya pada Perjanjian Locarno. Tidak seperti ayah dan saudara laki-lakinya, Neville Chamberlain awalnya mengejar karier di bidang bisnis sebelum memasuki dunia politik. Chamberlain terpilih sebagai anggota Parlemen pada tahun 1918 dan secara bertahap naik pangkat di Partai Konservatif. Ia menjabat sebagai Menteri Kesehatan dan Menteri Keuangan sebelum menjadi Perdana Menteri pada bulan Mei 1937, setelah pengunduran diri Stanley Baldwin. Pada saat itu, Inggris menghadapi kesulitan ekonomi akibat Depresi Besar dan meningkatnya kekhawatiran atas ekspansi agresif Jerman di bawah kepemimpinan Hitler. Kebijakan Appeasement Ket...

Mengenal Pesawat B-17 Flying Fortress: Sang Benteng Udara

Penyerangan Jepang terhadap pangkalan Pearl Harbour milik Amerika Serikat membuat Amerika menarik sikap netral mereka terhadap konflik Perang Dunia 2. Amerika Serikat dengan kekuatan industri militernya yang besar mulai mengembangkan teknologi perang mereka, baik teknologi tempur darat, laut, dan juga udara. Salah satu teknologi perang yang dikembangkan adalah teknologi tempur udara atau bisa kita ketahui dengan hadirnya pesawat tempur. Pesawat tempur yang diciptakan memiliki fungsi dan peran masing-masing. Mulai dari pesawat yang digunakan untuk pengangkut barang, pengebom atau bomber , serta pesawat tempur atau fighter . Dari berbagai pesawat militer yang dibuat Amerika, hadir pesawat militer yang dianggap memiliki peran penting dalam kemajuan perang bagi mereka. Pesawat militer itu adalah Pesawat Boeing B-17 dari kelas bomber atau pesawat tipe pengebom. Pesawat Boeing B-17 adalah pesawat pengebom strategis yang dirancang oleh Boeing Aircraft Company di Amerika Serikat. Awal mul...

Majulah Singapura

“Mari kita rakyat Singapura  Sama-sama menuju bahagia  Cita-cita kita yang mulia  Berjaya Singapura…”      Potongan lagu diatas merupakan lagu kebangsaan Singapura berjudul “Majulah Singapura”. Republik Singapura baru berdiri pada 9 Agustus 1965 ketika Malaysia mendepaknya dari federasi, akan tetapi “Majulah Singapura” telah bergema hampir satu dekade sebelumnya. Lagu ini menjadi subjek penelitian yang menarik bagi kalangan peneliti lantaran keunikannya, seperi liriknya yang menggunakan bahasa Melayu, akan tetapi mayoritas dari pelantunnya tidak paham maksud dari liriknya lantaran tidak berbahasa Melayu (Lim, 2018: 9).           Pada tahun 1950an, Singapura berada ke jalur menuju kemerdekaan. Kejatuhan imperium Jepang di Asia tenggara membawa semangat nasionalisme bagi masyarakat lokal di regional tersebut, terlebih kekalahan Inggris pada tahun 1942 memberikan pandangan baru bahwa bangsa Eropa dapat dikalahkan oleh bangsa Asia....